
Dalam proses digitalisasi, banyak perusahaan dihadapkan pada pilihan antara ERP vs sistem custom. Keduanya sama-sama bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, tetapi memiliki pendekatan, fleksibilitas, dan biaya yang berbeda. Kesalahan dalam memilih sistem dapat berdampak pada kinerja bisnis dalam jangka panjang.
Memahami perbedaan antara ERP dan sistem custom menjadi langkah penting sebelum perusahaan mengambil keputusan teknologi yang tepat.
Apa yang Dimaksud dengan ERP?
ERP atau Enterprise Resource Planning merupakan sistem terintegrasi yang dirancang untuk mengelola berbagai proses bisnis dalam satu platform. Sistem ini biasanya mencakup modul keuangan, operasional, inventori, hingga sumber daya manusia. Pendekatan ERP mengandalkan standar proses yang umum digunakan di berbagai industri.
Karena sifatnya yang modular dan siap pakai, solusi ERP sering dipilih oleh perusahaan yang ingin mengimplementasikan sistem dengan cepat.
Apa yang Dimaksud dengan Sistem Custom?
Berbeda dengan ERP, sistem custom dikembangkan secara khusus sesuai dengan kebutuhan dan alur kerja internal perusahaan. Setiap fitur dirancang berdasarkan proses bisnis yang sudah berjalan, sehingga sistem dapat digunakan secara lebih optimal.
Pendekatan ini banyak diterapkan oleh perusahaan yang memiliki proses unik atau membutuhkan fleksibilitas tinggi dalam pengembangan sistem jangka panjang.
Perbandingan ERP vs Sistem Custom
Untuk membantu memahami perbedaan ERP vs sistem custom, berikut beberapa aspek utama yang perlu dipertimbangkan:
Fleksibilitas Sistem
Pada sistem ERP, fleksibilitas bergantung pada modul yang tersedia. Sebaliknya, sistem custom memberikan keleluasaan penuh karena dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis.
Biaya Pengembangan
Dari sisi biaya, ERP cenderung memiliki investasi awal lebih rendah, namun biaya lisensi dan penyesuaian dapat meningkat. Sementara itu, sistem custom membutuhkan investasi awal lebih besar, tetapi biaya jangka panjang lebih terkendali.
Waktu Implementasi
Implementasi ERP relatif lebih cepat karena sistem sudah tersedia. Pengembangan sistem custom memerlukan waktu lebih lama karena dilakukan dari tahap perancangan awal.
Skalabilitas Sistem
Dalam jangka panjang, sistem custom lebih unggul karena dapat dikembangkan mengikuti pertumbuhan bisnis tanpa keterbatasan modul.
Kesesuaian Proses Bisnis
Jika menggunakan ERP, perusahaan perlu menyesuaikan proses kerja dengan sistem. Pada sistem custom, justru sistem yang disesuaikan dengan proses bisnis.
Kapan ERP Menjadi Pilihan yang Tepat?
ERP umumnya cocok diterapkan ketika perusahaan memiliki proses bisnis yang masih standar dan ingin segera melakukan digitalisasi. Solusi ini juga relevan bagi perusahaan yang membutuhkan sistem cepat tanpa pengembangan kompleks di awal.
Kapan Sistem Custom Lebih Direkomendasikan?
Untuk bisnis dengan alur kerja yang unik atau rencana pengembangan jangka panjang, sistem custom menjadi pilihan yang lebih strategis. Kontrol penuh terhadap fitur dan integrasi sistem menjadi nilai tambah utama.
Peran Partner Digital dalam Menentukan Sistem
Keputusan memilih antara ERP vs sistem custom tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga pemahaman proses bisnis. Partner digital yang berpengalaman akan membantu menganalisis kebutuhan perusahaan secara menyeluruh sebelum menentukan solusi yang paling tepat.
Sebagai penyedia solusi digital dan pengembangan sistem, Biantara membantu perusahaan merancang dan membangun sistem yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Informasi lengkap mengenai layanan dan pendekatan solusi dapat diakses melalui
https://biantara.co.id
Kesimpulan
Pemilihan antara ERP vs sistem custom merupakan keputusan strategis yang memengaruhi operasional bisnis dalam jangka panjang. Dengan memahami perbedaan, kelebihan, dan keterbatasan masing-masing sistem, perusahaan dapat menentukan solusi digital yang paling efektif dan berkelanjutan.